PENGABDIAN JURUSAN HUKUM KELUARGA ISLAM MELAKUKAN PELATIHAN PENGUKURAN ARAH KIBLAT DI SMK NU TULUNGAGUNG

Mendirikan shalat merupakan rukum Islam yang kedua, setiap muslim wajib melaksanakan shalat lima waktu sehari. Diantara salah satu syarat sahnya shalat adalah menghadap kiblat dan arah kiblat umat Islam adalah ka’bah. Pada masa Nabi menghadap ke kiblat tidak menjadi persoalankarena pada waktu itu jumlah umat Islam masih sedikit dan hanya tinggal di sekitar Makkah saja.  Namun seiring perkembangan zaman maka umat Islam juga semakin banyak yang tersebar diberbagai negara sehingga menghadap kiblat menjadi persoalan tersendiri. Kemudian muncul pertanyaan, apakah menghadap ka’bah itu harus fisik ka’bah (‘ain ka’bah) atau cukup arahnya saja (syatrah atau jihah). Para ulama sepakat bagi orang yang melihat ka’bah wajib menghadap fisik ka’bah, sementara bagi mereka yang tidak bisa melihat fisik ka’bah, para ulama mempunyai perbedaan pendapat. Jumhur ulama berpendapat cukup menghadap jihah ka’bah.

Sedangkan Syafi’iyah berpendapat wajib bagi yang jauh dari ka’bah untuk menghadap fisik ka’bah sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang yang menyaksikan fisik ka’bah. Titik temu dari kedua pendapat tersebut bahwa bagi umat Islam yang tinggal disekitar ka’bah maka wajib menghadap ka’bah sedangkan yang tinggal jauh dan tidak bisa melihat fisik ka’bah, diperkenankan untuk tidak persis menghadap ka’bah tetapi harus yakin bahwa arah kiblat sudah benar.

Berlatar belakang hal tersebut, sangat penting bagi kita mengetahui arah kiblat suatu tempat sehingga perlu diadakan pelatihan pengukuran arah kiblat ini. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2020 bekerjasama dengan Lembaga Falakiyah PC NU Tulungagung. Adapun peserta diikuti oleh siswa SMK NU Tulungagung sebanyak 20 orang mengingat dilakukan di tengah pandemi sehingga harus tetap dilakukan dengan protokol kesehatan. Pelatihan ini merupakan wasilah agar nantinya ibadah kita sudah sesuai dengan tuntunan syara’ yakni menghadap kiblat yang tepat pada saat shalat. Wallahu ‘alam bisshowab