Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan keilmuan falak dengan berpartisipasi dalam kegiatan rukyatul hilal awal Ramadan bersama Kementerian Agama Kota Blitar. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Laboratorium Falak FASIH dengan Kemenag Kota Blitar dalam rangka penentuan awal bulan Ramadan 1447 H. Rukyatul hilal dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2025, bertempat di lantai 9 Hotel Santika Blitar yang menjadi Markaz Rukyat Kota Blitar. Lokasi ini dipilih karena memiliki posisi strategis dengan cakrawala barat yang relatif terbuka untuk pengamatan hilal.

Berdasarkan data Markaz Rukyat Kota Blitar, koordinat lokasi berada pada Lintang 8˚ 5′ 36.72″ LS dan Bujur 112˚ 10′ 22.27″ BT. Waktu terbenam matahari (Gh ʘ) tercatat pada pukul 17:57:18 WIB. Adapun elongasi bulan mencapai 1˚ 16′ 5”, dengan tinggi hakiki bulan (h ͼ) sebesar -1˚ 18′ 34”. Posisi hilal berada sejauh 1° 15′ 59″ di sebelah kiri matahari, dengan keadaan hilal masih berada di bawah ufuk dan condong ke arah kiri (selatan). Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan alat teodolite untuk mengukur sudut azimut dan ketinggian, serta teleskop/refraktor untuk membantu observasi visual. Namun, berdasarkan data astronomis, posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk menyebabkan hilal tidak dapat teramati.
Kegiatan rukyat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kemenag Kota Blitar, Dr. Kanzul Fathon, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif Laboratorium Falak FASIH dalam mendukung proses rukyatul hilal secara ilmiah dan profesional. Ia menegaskan bahwa sinergi antara akademisi dan pemerintah sangat penting dalam menjaga integritas penentuan awal bulan Hijriah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota Blitar, LFNU Kota Blitar dan Tulungagung, serta MUI Kota Blitar. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa rukyatul hilal tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum kolaborasi kelembagaan.

Tim Laboratorium Falak FASIH dipimpin oleh Prof. A. Muhtadi Anshor selaku Dekan FASIH, didampingi Dr. Reni Dwi Puspitasari selaku Kepala Laboratorium Falak, Dr. Ahmad Musonnif dan Muhammad Ngizzul Muttaqin, M.H. selaku dosen Ilmu Falak, serta Asrovin Fuad Ahsan, M.H. dan Naimul Mizan, M.H. selaku pranata dan staf laboratorium. Dalam kegiatan ini, mahasiswa FASIH juga turut hadir serta secara aktif sebagai bagian dari proses pembelajaran praktik ilmu falak, sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam observasi rukyatul hilal di lapangan.
Hasil rukyatul hilal ini selanjutnya ditetapkan secara langsung melalui majelis hakim Pengadilan Agama Blitar yang dituangkan dalam berita acara resmi. Laporan tersebut kemudian disampaikan kepada Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur untuk diteruskan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang diselenggarakan pemerintah. Berdasarkan kriteria New MABIMS, awal bulan Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Partisipasi aktif Laboratorium Falak FASIH dalam kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi akademik dalam integrasi antara hisab dan rukyat, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkokoh peran perguruan tinggi untuk terus mengembangkan riset dan pengabdian masyarakat di bidang ilmu falak, membangun sinergi kelembagaan dengan pemerintah dan otoritas keagamaan, serta menghadirkan praktik penentuan awal bulan Hijriah yang transparan, ilmiah, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
