Menggelar Pelatihan Academic Business Law Writing, Prodi Hukum Bisnis UIN Satu Tulungagung Bekali Mahasiswa Menjadi Akademisi Berintegritas

Kontributor:

TULUNGAGUNG, Rabu, 24 Juni 2026 – Program Studi Hukum Bisnis Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sukses menggelar pelatihan Academic Business Law Writing pada Senin, 22 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Ruang Multimedia Lantai 3 Gedung Syaifudin Zuhri ini dirancang khusus untuk membekali para mahasiswa dengan keterampilan menulis karya ilmiah di bidang hukum bisnis, sekaligus menanamkan karakter peneliti yang jujur dan bertanggung jawab.

Menulis karya ilmiah di bidang hukum bukan sekadar menyusun kalimat atau merangkai pasal-pasal undang-undang. Lebih dari itu, ia merupakan proses menuangkan gagasan kritis yang harus didasarkan pada kejujuran akademik. Sadar akan pentingnya hal tersebut, Prodi Hukum Bisnis berkomitmen untuk mencetak generasi baru akademisi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral.

Acara yang diikuti oleh 15 peserta ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FASIH UIN SATU Tulungagung, Dr. Zulfatun Ni’mah, S.H.I., M.Hum. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan pelatihan ini dan menekankan pentingnya integritas bagi seorang calon sarjana hukum.

“Menjadi akademisi yang berintegritas merupakan nilai-nilai yang sangat penting untuk ditanamkan di lingkungan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN SATU Tulungagung,” tegas Dr. Zulfatun Ni’mah dalam pidato pembukaannya. Beliau juga menambahkan bahwa keahlian menulis yang mumpuni tidak akan berarti apa-apa jika tidak dibarengi dengan kejujuran, seperti menghindari plagiasi dan menghargai karya intelektual orang lain.

Untuk memberikan pemahaman yang mendalam, pelatihan ini menghadirkan narasumber berkompeten, yaitu Lutfiana Dwi Mayasari, M.H., M.Si., seorang peneliti dari Social Trust Fund (STF) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jalannya pemaparan materi dan diskusi dipandu secara dinamis oleh Muhammad Reza Dzulfikri, S.IAN., M.KP., dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN SATU Tulungagung yang bertindak sebagai moderator.

Dalam paparannya, Lutfiana Dwi Mayasari menekankan bahwa sebuah artikel jurnal dalam tema hukum bisnis yang baik harus mampu menjembatani antara dinamika pasar yang cepat dan kepastian hukum yang berlaku. Sepanjang sesi, para peserta dibimbing langsung melalui poin-poin materi teknis penulisan hukum bisnis yang meliputi:

Pertama, Formulasi Isu Hukum dan Kebaruan Peserta diajarkan cara mengidentifikasi kekosongan hukum (vague of norm) atau konflik norma dalam aktivitas bisnis kontemporer guna menemukan kebaruan penelitian yang kuat.

Kedua, Metodologi dan Pendekatan Penelitian Hukum.  Menguraikan perbedaan taktis antara pendekatan normatif (analisis undang-undang dan asas hukum) serta pendekatan empiris/sosio-legal untuk membedah efektivitas hukum bisnis di lapangan.

Ketiga, Konstruksi Legal Reasoning /Argumentasi Hukum.  Mahasiswa dilatih menyusun analisis yang tajam dengan menyandingkan fakta hukum, teori-teori hukum bisnis, dan pasal-pasal regulasi terkait secara sistematis agar menghasilkan kesimpulan yang solid.

Keempat, Teknik Sitasi dan Etika Publikasi.  Fokus pada penggunaan aplikasi manajemen referensi guna memastikan orisinalitas tulisan, ketepatan gaya sitasi, dan pencegahan tindakan plagiarisme sekecil mungkin.

Melalui diskusi interaktif yang dipandu oleh moderator, ke-15 peserta terlihat sangat antusias dalam menyuarakan pemikiran hukum mereka. Aspek etika kepenulisan juga menjadi penekanan utama agar para mahasiswa memahami batasan-batasan ilmiah dan terhindar dari praktik lancung dalam dunia akademik. Dengan terlaksananya pelatihan ini di Gedung Syaifudin Zuhri, Prodi Hukum Bisnis UIN SATU Tulungagung berharap output yang dihasilkan bukan sekadar tumpukan kertas artikel ilmiah. Harapan besarnya adalah lahirnya karya-karya publikasi yang berkualitas, yang mampu memberikan sumbangsih nyata bagi perkembangan hukum bisnis di Indonesia, sekaligus menjadi bukti hidup bahwa mahasiswa UIN SATU Tulungagung adalah akademisi yang memegang teguh prinsip integritas.

Editor: Admin FASIH
Photographer: Admin FASIH
Skip to content