Pendampingan Keluarga Maslahah: Prodi Hukum Keluarga Islam FASIH UIN SATU Tulungagung Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga

Kontributor:

Tulungagung – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Keluarga Maslahah dengan tema “Bersama Mewujudkan Keluarga Maslahah” pada Selasa (23/6/2026) di Aula Perpustakaan Lantai 5 Kampus Dakwah dan Peradaban UIN SATU Tulungagung. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen akademik Prodi Hukum Keluarga Islam dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga yang harmonis, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta civitas akademika Fasih yang berlangsung dengan penuh antusias. Pendampingan keluarga maslahah dipandang sebagai salah satu upaya strategis untuk menjawab berbagai tantangan kehidupan keluarga modern yang semakin kompleks, mulai dari persoalan komunikasi, pendidikan anak, ekonomi keluarga, hingga ketahanan rumah tangga di era digital.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. Ahmad Muhtadi Anshor. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mengangkat isu keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. Menurutnya, keluarga merupakan institusi pertama dan terpenting dalam membentuk karakter generasi bangsa sehingga penguatan kualitas keluarga harus menjadi perhatian bersama. Prof. Ahmad Muhtadi Anshor juga menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan keluarga seperti ini menjadi sarana penting untuk menjembatani antara kajian akademik dan kebutuhan nyata masyarakat.

Sementara itu, Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam, Dr. H. Husnul Haq, menyampaikan bahwa kegiatan Pendampingan Keluarga Maslahah merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, tema keluarga maslahah dipilih karena relevan dengan berbagai dinamika sosial yang saat ini dihadapi oleh masyarakat Indonesia. “Melalui kegiatan ini kami berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya membangun keluarga yang berorientasi pada kemaslahatan, baik dari aspek spiritual, sosial, maupun hukum. Keluarga yang kuat akan menjadi pondasi bagi terciptanya masyarakat yang kuat dan berdaya saing,” ungkapnya.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Nuril Farida Maratus, M.H.I. ini menghadirkan Dr. Hj. Luluk Farida Muchtar, S.Ag., M.Pd.I., Pengasuh Majelis Rahmah, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa keluarga maslahah merupakan keluarga yang mampu menghadirkan kemanfaatan bagi seluruh anggotanya melalui keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan material, spiritual, emosional, dan sosial. Menurut Dr. Luluk Farida Muchtar, membangun keluarga maslahah tidak hanya bertumpu pada hubungan suami dan istri yang harmonis, tetapi juga memerlukan komitmen bersama untuk menanamkan nilai-nilai agama, membangun komunikasi yang sehat, serta menciptakan lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang dan saling menghormati. Nilai-nilai tersebut menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga. Beliau juga menyoroti berbagai persoalan yang muncul dalam keluarga modern, seperti menurunnya kualitas komunikasi akibat penggunaan teknologi yang berlebihan, meningkatnya tekanan ekonomi, serta perubahan pola relasi dalam keluarga. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan upaya bersama untuk terus memperkuat ketahanan keluarga agar tetap mampu menjalankan fungsi-fungsinya secara optimal.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait berbagai persoalan keluarga, mulai dari pola komunikasi dalam rumah tangga, pendidikan anak, penyelesaian konflik keluarga, hingga strategi menjaga keharmonisan rumah tangga di tengah kesibukan dan perkembangan teknologi. Berbagai pertanyaan tersebut dijawab secara komprehensif oleh narasumber berdasarkan perspektif keislaman dan pengalaman pendampingan yang telah dijalani selama bertahun-tahun. Melalui kegiatan Pendampingan Keluarga Maslahah ini, Program Studi Hukum Keluarga Islam berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Prodi HKI FASIH UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam mengembangkan peran akademik yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir pemahaman yang lebih luas mengenai konsep keluarga maslahah serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjadikan keluarga sebagai ruang pendidikan pertama yang mampu melahirkan generasi yang berakhlak, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman. Program Studi Hukum Keluarga Islam pun berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan edukatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkeadaban.

Skip to content