Tim benchmarking Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melaksanakan kunjungan kerja ke Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN SATU Tulungagung guna mempelajari praktik terbaik dalam transformasi layanan akademik serta manajemen kelembagaan. Kunjungan ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Ilyya Muhsin, S.H.I., M.Si., bersama Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Edi Kuswanto, M.Pd.I., dan beberapa Tendik dan Dosen. Rombongan disambut oleh Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu hukum Prof. Dr. H. Ahmad Muhtadi Anshor, M.Ag., Wakil Dekan I Prof. Dr. Iffatin Nur, M.Ag., Wakil Dekan II Prof. Dr. H. Asrop Safi’i, M.Ag., dan Kepala Bagian Tata Usaha Fajar Adhy Nugroho, S.Sos., M.Si.
Dalam sambutan pembukaannya, Prof. Iliyya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Dekan FASIH atas kesediaan menerima kunjungan serta menyambut rombongan dengan hangat. Beliau menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen UIN Salatiga untuk memperkuat sistem tata kelola dan meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi, efisiensi proses, dan kepuasan pemangku kepentingan.
Pada sesi pemaparan awal, Dekan Fasih menjelaskan kerangka transformasi digital yang telah mereka jalankan, mulai dari integrasi data akademik, implementasi layanan administrasi, hingga optimalisasi platform digital untuk monitoring kinerja institusi. Salah satu fokus perhatian Tim dari UIN Salatiga adalah penerapan sistem layanan akademik terpadu yang menghubungkan proses pendaftaran, perkuliahan mahasiswa, penilaian, hingga kelulusan. Dalam penjelasannya, Dekan Fasih menunjukkan bagaimana sistem yang digunakan oleh UIN SATU Tulungagung mampu mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan mutu pelayanan bagi mahasiswa dan dosen.

Selain itu, inovasi manajemen seperti dashboard kinerja pimpinan dan standar operasional pelayanan turut memberikan nilai tambah dalam efisiensi organisasi. Pada sesi diskusi mendalam, kedua institusi bertukar pengalaman mengenai tantangan implementasi transformasi, seperti adaptasi SDM, kebutuhan regulasi, serta pengelolaan keamanan data. UIN Salatiga memperoleh banyak wawasan tentang langkah-langkah strategis yang dapat diadopsi, termasuk pendekatan bertahap dalam digitalisasi layanan, peningkatan kapasitas staf, dan penguatan koordinasi antar-unit.
Kegiatan benchmarking ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperluas kerja sama antar lembaga, khususnya dalam pengembangan sistem informasi akademik, peningkatan mutu layanan, serta inovasi manajemen perguruan tinggi. UIN Salatiga berharap praktik baik yang diperoleh dari UIN SATU Tulungagung dapat menjadi inspirasi dalam mempercepat transformasi layanan akademik dan tata kelola sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih responsif, transparan, dan berdaya saing.

