21 Februari 2025 – Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menggelar Yudisium Sarjana ke-42 pada Jumat, 21 Februari 2025. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat dihadiri oleh para lulusan, dosen, serta tamu undangan. Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIN SATU Tulungagung, dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, Dr. Reni Dwi Puspitasari, M.Sy. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Taufiqul Hakim serta doa yang dipimpin oleh Dr. Husnul Haq, Lc., MA., semakin menambah keberkahan dalam acara ini.
Dekan FASIH, Prof. Dr. H. Ahmad Muhtadi Anshor, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan empat pilihan utama bagi para lulusan setelah menyelesaikan studi S1. Pilihan tersebut adalah melanjutkan kuliah, bekerja, menikah, atau kombinasi dari ketiganya. Namun, ia menekankan agar para lulusan tidak terjebak dalam pilihan keempat, yaitu tidak melakukan salah satu dari ketiga pilihan tersebut. Sementara itu, Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I., dalam arahannya memberikan pesan yang sederhana namun bermakna, yakni: “Pertama, lanjutkan kuliah. Kedua, lanjutkan kuliah. Dan ketiga, lanjutkan kuliah.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa ilmu di jenjang S1 perlu terus dikembangkan demi meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan.

Orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Fachrizal Afandi, S.Psi., S.H., M.H., Ph.D., Tenaga Ahli Jaksa Agung dan Dosen Universitas Brawijaya Malang. Dalam paparannya yang bertajuk “Membangun Jaringan Global: Refleksi atas Peluang Sarjana Hukum dalam Praktik Hukum Multinasional dan Internasional,” ia menekankan pentingnya lulusan hukum dalam memperluas jaringan di tingkat global.
Beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh para lulusan dalam membangun jaringan global antara lain:
- Mengikuti pendidikan dan sertifikasi internasional.
- Memanfaatkan teknologi dan media sosial.
- Mengikuti program magang dan pertukaran internasional.
- Bergabung dengan asosiasi hukum global.
- Memaksimalkan penggunaan teknologi dalam dunia hukum.
Dr. Fachrizal juga menegaskan bahwa lulusan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum memiliki peluang besar untuk berkiprah di firma hukum global, organisasi internasional, hingga arbitrase Syariah. Keunggulan dalam pemahaman hukum Islam menjadi nilai tambah yang signifikan dalam praktik hukum internasional. Dalam sesi penyerahan sertifikat, Fajar Adhy Nugroho, S.Sos., M.Si., membacakan SK Yudisium serta SK Lulusan Terbaik. Penghargaan kepada lulusan terbaik kemudian diberikan oleh Dr. Zulfatun Ni’mah, S.H.I., M.Hum. Momen ini menjadi kebanggaan bagi para lulusan yang telah berjuang menyelesaikan studi mereka. Sambutan perwakilan mahasiswa yang disampaikan oleh Agata Amara Putri, S.H., menjadi penutup acara yudisium. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen dan pihak fakultas yang telah membimbing selama masa perkuliahan. Acara kemudian ditutup oleh MC dengan pesan inspiratif yang mengajak para lulusan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. IZZ
