Kegiatan Red Colony Law Fair III tahun ini mengusung tema "Strengthening Legal Framework for a Sustainable Future". Kompetisi tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai universitas ternama di Indonesia. Setelah melalui tahapan seleksi ketat, delapan tim terbaik berkesempatan mempresentasikan esainya di babak final di Universitas Warmadewa Bali.Adam Imam Hamdana menambahkan, "Kami berharap gagasan dalam esai ini bisa menjadi inspirasi untuk penguatan hukum berbasis kearifan lokal, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia."Prestasi Adam dan Errisa menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mampu berkompetisi di kancah nasional, membawa ide-ide inovatif yang berkontribusi positif bagi masyarakat dan perkembangan hukum di Indonesia.IZZ
MAHASISWA FAKULTAS SYARIAH DAN ILMU HUKUM UIN SATU TULUNGAGUNG RAIH JUARA 1 DAN BEST PRESENTATION DALAM LOMBA ESAI NASIONAL
Kontributor:
.jpeg)
Berita Terkini
Menavigasi Lanskap Digital: Refleksi dan Catatan Penting dari Seminar Advokasi Hukum Bisnis di Era Digital
Doa Bersama Awal Perkuliahan Semester Ganjil 2026–2027 dan Penghargaan Mahasiswa Berprestasi Non-Akademik FASIH UIN SATU Tulungagung
Perkuat Mutu Akademik dan Kemahasiswaan, FASIH Gelar Rapat Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil
Lomba Pidato Kebangsaan Tingkat Pelajar Se-Eks Karisidenan Kediri
FASIH UIN SATU Tulungagung Selenggarakan Legislative Drafting Training di Jimly School of Law and Government (JSLG)
Bangun Tata Kelola Berkualitas, FASIH UIN SATU Sukses Jalani Audit Mutu Internal